Beranda

Jumat, 31 Oktober 2008

Agar Buah & Sayur Tetap Segar

  • Saat membeli, pilih bahan makanan yang masih segar dan baik kualitasnya
  • Cuci bersih bahan makanan baik sayuran maupun buah, lalu tiriskan. Gunakan tissue dapur untuk menyerap sisa air.
  • Simpan dalam kantung aluminium foil atau wadah yang bersih & tutup rapat

Tips Hidup Sehat & Bahagia

  • Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari
  • Biasakan sarapan pagi setiap hari berupa makanan ringan bergizi
  • Tambahkan sayur dalam menu makan Anda
  • Perbanyak makan sayur dan buah-buahan berwarna yang beranti oksidan tinggi seperti jeruk, pepaya, tomat
  • Hindari makanan berlemak, misalnya pilih ikan bakar dari pada ayam goreng
  • Kurangi asupan gula, ganti minuman bersoda dengan jus buah
  • Selipkan olah raga dalam jadwal rutin Anda
  • Berpikir positif dan tertawalah

Mudah-mudahan bermanfaat....

Selasa, 21 Oktober 2008

Saponin, Fitokimia Ajaib

Fito-kimia Komponen Ajaib Cegah PJK, DM dan Kanker
Arnelia (Puslitbang Gizi Bogor)

Sekitar 200 orang pakar dari berbagai penjuru dunia yang terdiri dari ahli farmasi, biokimia, kimia, gizi dan pangan berkumpul di Guh Moon Go Hall, salah satu ruang yang megah di Temf Hotel, Seoul, Korea Selatan beberapa waktu lalu.
Mereka bukan nonton bareng sepakbola Piala Dunia, melainkan membahas mengenai komponen bioaktif pangan yang mempunyai efek kesehatan yang amat menakjubkan, salah satunya fito-kimia.

Prof. Bernhard Watzl dari Institute of Nutritional Physiology (FRCN) Karlshure, Jerman menyatakan bahwa fito-kimia terdiri dari karotenoid, fito-sterol, saponin, glucosinlates, polifenol, protease inhibitors, monoterpen, dan fito-estrogen sulfid.
Fito-kimia memberikan aroma khas, rasa dan warna tertentu bagi tanaman dalam berintegrasi dengan lingkungan, dan salah satu yang menyebabkan manusia memilihnya. Sebagai komponen bioaktif, fito-kimia memberi dampak faali, metabolisme secara endogen dan eksogen melalui berbagai mekanisme reaksi tubuh.

Fito-kimia mempunyai efek biologi yang efektif menghambat pertumbuhan kanker, sebagai antioksidan, mempunyai ifat menghambat pertumbuhan mikroba, menurunkan kolesterol darah, menurunkan kadar glukosa darah, bersifat antibiotik, dan menimbulkan efek peningkatan kekebalan. Dari sekitar 30.000 fito-kimia yang sudah diketahui sekarang, sebanyak 5.000- 10.000 terdapat dalam bahan pangan. Dan hampir 400.000 jenis tanaman mengandung fito-kimia.

Bagi mereka yang senang atau doyan buah-buahan, sayur-sayuran serta biji-bijian, dalam seharinya sudah mengkonsumsi sekitar 1,5 gram fito-kimia. Bagi vegetarian tentu lebih tinggi lagi. Warna yang menarik dari buah-buahan dan sayuran berasal dari senyawa fito-kimia, juga aroma khas dari teh dan kopi berasal dari senyawa fito-kimia.

Bersifat Antikanker
Para ahli percaya bahwa sayur, buah dan biji-bijian dapat mencegah timbulnya kanker dan menurunkan risiko terjadinya tumor. Setelah diteliti lebih jauh ternyata komponen yang ada dalam bahan pangan nabati itu adalah vitamin, mineral, serat dan fito-kimia.
Untuk itu salah satu pusat penelitian kanker di Amerika yaitu National Cancer Institute dan European School of Oncology Task Force on Diet, Nutrition and Cancer merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran yang cukup untuk mencegah terjadinya penyakit kanker. Fito-kimia sudah terbukti dapat mencegah timbulnya kanker kolon, payudara dan usus dan lambung. Isoflavon yang banyak terdapat pada kedelai, ginseng, buah dan sayur dapat menurunkan risiko mendapatkan kanker payudara.
Senyawa fenolik kurkumin dari kunyit dan polifenol katekhin dari teh bersifat protektif terhadap kanker lambung dan usus. Fito-estrogen selain diduga dapat menunda menopause pada wanita, juga sangat ampuh dalam mencegah kanker.
Tripsin inhibitor yang selama ini diduga dapat menurunkan penyerapan protein, ternyata dapat mencegah timbulnya kanker. Bowman-Birk Inhibitor (BBI) merupakan salah satu tripsin inhibitor yang terdapat dalam kedelai, dapat mencegah terjadinya kanker kolon dan hati. Dilaporkan bahwa hanya BBI yang dapat mencegah terjadinya kanker dan tidak untuk jenis inhibitor lainnya.

Sebagai Antioksidan
Stres oksidatif adalah keadaan ketidakseimbangan antara prooksidan dan antioksidan. Keadaan stress oksidatif sebetulnya dapat diinduksi oleh berbagai faktor, antara lain adalah kurangnya antioksidan atau kelebihan produksi radikal bebas. Radikal bebas sebetulnya diproduksi secara fisiologis oleh sel sebagai konsekuensi logis pada reaksi biokimia dalam kehidupan aerobik.
Namun, jika radikal bebas berlebihan dan antioksidan seluler tetap jumlahnya atau lebih sedikit, maka kelebihan radikal bebas ini tidak bisa dinetralkan dan akan berakibat pada kerusakan sel itu sendiri. Kondisi stres oksidatif yang berakibat pada kerusakan sel, dapat menyebabkan terjadinya percepatan proses penuaan, dan bisa menimbulkan penyakit jantung, kanker dan diabetes mellitus.
Fito-kimia yang bersifat antioksidan aktif adalah karotenoid, polifenol, fito-estrogen, inhibitor-protease dan sulfida. Karotenoid seperti lycopene dan canthaxanthin, adalah jenis antioksidan yang punya kemampuan tinggi dalam memproteksi oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Sedangkan polifenol dikenal sebagai antioksidan tanaman yang sangat superior. Polifenol dari anggur merah dan flavanol quercentin adalah fito-kimia yang sukses mencegah oksidasi LDL (low density lipoprotein) dan kolesterol, sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit kronis.
Menurunkan Kolesterol
Kolesterol rendah merupakan idaman setiap orang, karena kadar kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu pencetus penyakit jantung. Beberapa fito-kimia yang tercatat dapat menurunkan kadar kolesterol secara nyata adalah saponin, fito-sterol, sulfida dan tokotrienol. Bahkan bukan hanya kolesterol total yang dapat diturunkan, kadar lemak darah juga dapat diturunkan.
Fito-kimia menggunakan dua kunci dalam menurunkan kolesterol darah. Pertama, senyawa fito-kimia saponin dan fito-sterol bisa menurunkan tingkat absorpsi kolesterol dan meningkatkan ekskresi, sehingga secara langsung dapat mengurangi kolesterol yang masuk ke dalam tubuh.
Fito-kimia tokotrienol dapat menghambat kerja enzim pada metabolisme kolesterol hati. Sangat banyak literatur yang membuktikan fito-kimia bisa menurunkan kolesterol secara efektif. Informasi terakhir melaporkan, fito-kimia bisa menurunkan tekanan darah, kadar glukosa, dan menghambat proses peradangan.

Antimikroba
Sebagai antimikroba, beberapa senyawa fito-kimia dilaporkan dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit. Isoflavon dari kedelai sudah dikenal sebagai anti infeksi terhadap E.coli dan antidiare. Polifenol dari ekstrak daun jambu biji sering digunakan sebagai obat antidiare dan antimikroba bagi penderita sakit perut. Sulfida dari bawang putih, isotiosianat dan tiosianat sudah dibuktikan sangat baik sebagai antimikroba. Senyawa frenol dari strawberi dari jenis kranberi dan strawberi hitam ternyata sangat efektif sebagai antimikroba.

Jenis-jenis fito-kimia :
Karotenoid
Karotenoid mempunyai warna kuning sampai merah yang memberikan warna pada buah dan sayuran. Karotenoid terdiri dari lycopen, alfa dan beta karoten, xanthofil, lutein, zeaxanthin dan kriptoxanthin. Lebih dari 600 jenis karotenoid yang terdapat di alam, hanya 40 jenis yang terdapat dalam makanan.
Sumber karotenoid adalah sayuran hijau. Buah-buahan juga mengandung karotenoid, khususnya yang berwarna kuning sampai merah. Tomat dan wortel dikenal sebagai sumber utama karotenoid. Sedangkan jenis sayuran seperti bayam dan kangkung adalah sumber karotenoid. Rata-rata konsumsi karotenoid dalam seharinya bagi yang doyan makan sayur dan buah adalah sekitar 6 mg. Khasiatnya adalah sebagai antioksidan.

Fito-sterol
Fito-sterol yang utama adalah beta-sitosterol, stigmasterol dan campesterol. Fito-sterol berperan menghambat penyerapan kolesterol sehingga dapat menurunkan penyerapan kolesterol total. Sumber utama fito-sterol adalah biji-bijian dan minyak nabati. Bagi yang suka mengkonsumsi biji-bijian dan minyak sayur, rata-rata dalam sehari dapat mengkonsumsi sebanyak 150-400 mg fito-sterol.

Saponin
Saponin memberikan rasa pahit pada bahan pangan nabati. Sumber utama saponin adalah biji-bijian khususnya kedele. Saponin dapat menghambat pertumbuhan kanker kolon dan membantu kadar kolesterol menjadi normal. Tergantung pada jenis bahan makanan yang dikonsumsi, seharinya dapat mengkonsumsi saponin sebesar 10-200 mg.

Polifenol
Polifenol adalah asam fenolik dan flavonoid. Polifenol banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran serta biji-bijian. Rata-rata manusia bisa mengkonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23 mg. Khasiat dari polifenol adalah antimikroba dan menurunkan kadar gula darah.

Fito-estrogen
Fito-estrogen terdiri dari isoflavon dan lignin. Fito-estrogen banyak terdapat pada biji-bijian dan kacang-kacangan khususnya kedele. Fito-estrogen dapat menghambat kanker payudara dan diduga dapat menunda masa menopause pada wanita.

Sulfida
Sulfida lebih identik dengan senyawa sulfur pada bawang putih. Selain pada bawang putiih sulfida juga terdapat pada bawang merah. Sulfida dapat menghambat pertumbuhan mikroba.

Monoterpen
Monoterpen merupakan senyawa folatil yang terdapat pada tanaman. Monoterpen yang terkenal adalah menthol (peppermint), carvon dan limonen. Monoterpen dapat menghambat pertumbuhan kanker, khususnya payudara.

Protease Inhibitor
Protease Inhibitor yang banyak ditemukan adalah sejenis tripsin inhibitor. Sumber utama proteade inhibitor adalah kacang-kacangan khususnya kedele. Protease inhibitor juga berkhasiat sebagai antikanker. @

Makanan tradisional kaya fito-kimia
Menu makanan tradisional Indonesia pada umumnya kaya akan kandungan fito-kimia. Bukan hanya buah-buahan atau sayuran impor yang kaya akan fito-kimia, tetapi buah-buahan tradisional seperti apel malang, simanalagi, jambu biji, jambu air, belimbing dan masih banyak lagi buah-buahan asal Indonesia yang kaya akan fito-kimia.
Sayur-sayuran seperti pecai (kubis putih), bayam, kangkung dan sebagainya juga mengandung fito-kimia cukup banyak. Biji-bijian dan kacang-kacangan seperti kacang kedelai, kacang koro, kacang ijo juga mengandung fito-kimia cukup baik.
Juga termasuk serealia yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, menu makanan tradisional yang biasa dikonsumsi sudah cukup baik kalau ditinjau dari sumber komponen bioaktif fito-kimia.
Jamu tradisional asal Indonesia juga sudah banyak yang mengklaim mengandung komponen bioaktif fito-kimia. Bahkan beberapa pabrik jamu besar, secara khusus melakukan penelitian dan menciptakan jamu dalam bentuk kapsul atau tablet dengan komponen bioaktif fito-kimia. Demikian juga beberapa pabrik farmasi besar telah menghasilkan sejenis obat tradisional dengan komponen aktif fito-kimia.
Sumber : Kompas (8 Agustus 2002)

Manfaat Lesitin

Sumber : Wikipedia

Lesitin dibutuhkan oleh semua sel dalam tubuh dan merupakan komponen penting dalam membran sel; tanpa lesitin, membran sel akan kaku. Lesitin melindungi sel dari oksidasi dan merupakan bagian pelindung yang mengelilingi otak. Lesitin terutama disusun oleh Vitamin B, asam fosfat, kolin, asam linoleat, dan inositol. lesitin adalah senyawa kimia campuran fosfatida dan senyawa-senyawa lemak, yang meliputi fosfatidil kolin, fosfatidil etanolamin, fosfatidil inositol, dan senyawa lainnya. Lesitin diyakini khasiatnya sebagai obat awet muda, meningkatkan memori, dan mempertinggi daya tahan tubuh. Tidak mengherankan, sekarang lesitin juga bisa dikonsumsi langsung dalam bentuk tablet atau kapsul lunak (soft gel). Segudang khasiat kedelai ini bisa dipetik manfaatnya, jika kita megkonsumsinya secara rutin.

Apa Itu Isoflavon?

ISOFLAVON, SENYAWA MULTI-MANFAAT DALAM KEDELAI
Oleh :
Sutrisno Koswara
Staf Pengajar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Teknologi Pertanian
Institut Pertanian Bogor
Kampus IPB Darmaga PO BOX 220
Bogor Telp/Fax. 0251-626725

Hasil-hasil penelitian di berbagai bidang kesehatan telah membuktikan bahwa konsumsi produk-produk kedelai berperan penting dalam menurunkan resiko terkena berbagai penyakit degeneratif. Ternyata, hal tersebut salah satunya disebabkan adanya zat isoflavon dalam kedelai. Isoflavon merupakan faktor kunci dalam kedelai sehingga memiliki potensi memerangi penyakit tertentu.
Isoflavon kedelai dapat menurunkan resiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Protein kedelai telah terbukti mempunyai efek menurunkan kolesterol, yang dipercaya karena adanya isaoflavon di dalam protein tersebut. Studi epidemologi juga telah membuktikan bahwa masyarakat yang secara teratur mengkonsumsi makanan dari kedelai, memiliki kasus kanker payudara, kolon dan prostat yang lebih rendah. Isoflavon kedelai juga terbukti, melalui penelitian in vitro dapat menghambat enzim tirosin kinase, oleh karena itu dapat menghambat perkembangan sel-sel kanker dan angiogenesis. Hal ini berarti suatu tumor tidak dapat membuat pembuluh darah baru, sehingga tidak dapat tumbuh.
Peranan isoflavon dalam membantu menurunkan osteoporosis juga telah diteliti. Konsumsi protein kedelai dengan isoflavon telah terbukti dapat mencegah kerapuhan tulang pada tikus yang digunakan sebagai model untuk penelitian osteoporosis. Studi yang lain menunjukkan hasil yang sama pada saat menggunakan genistein saja. Ipriflavone, obat yang dimetabolisme menjadi daidzein telah terbukti dapat menghambat kehilangan kalsium melalui urine pada wanita post monopouse.
Produk kedelai yang mengandung isoflavon dapat membantu pengobatan simptom monopouse. Pada wanita yang memproduksi sedikit estrogen, isoflavon (phitoestrogen) dapat menghasilkan cukup aktivitas estrogen untuk mengatasi simptom akibat monopouse, misalnya hot flashes. Suatu penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi 48 gram tepung kedelai per hari mengalami gejala hot flashes 40 % lebih rendah. Dari segi epidemologi, wanita Jepang yang konsumsi isoflavonnya tinggi jarang dijumpai simptom post monopousal.
Makanan yang terbuat dari kedelai mempunyai jumlah isoflavon yang bervariasi, tergantung bagaimana mereka diproses. Makanan dari kedelai seperti tahu, susu kedelai, tepung kedelai dan kedelai utuh mempunyai kandungan isoflavon berkisar antara 130 – 380 mg/100 gram. Kecap dan minyak kedelai tidak mengandung isoflavon. Produk kedelai yang digunakan sebagai bahan tambahan pangan, seperti isalat dan konsentrat protein kedelai mempunyai kandungan isoflavon yang bervariasi, tergantung bagaimana proses pengolahannya. Misalnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alkohol dalam proses ekstraksi menghasilkan kadar isoflavon yang rendah.
Kedelai telah menjadi makanan sehari-hari penduduk Asia. Pada sebagian besar negara Asia, konsumsi isoflavon diperkirakan antara 25 – 45 mg/hari. Jepang merupakan negara yang mengkonsumsi isoflavon terbesar, diperkirakan konsumsi harian orang Jepang adalah 200 mg/hari. Di negara-negara Barat konsumsinya kurang dari 5 mg isoflavon per hari.
Isoflavon dan Kolesterol
Bukti-bukti hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi diet dengan protein kedelai akan menurunkan kolesterol darah dan mengurangi penyakit kronis pada populasi di Barat. Hal lain yang menonjol adalah penurunan kadar kolesterol oleh suplementasi protein kedelai tersebut sama dengan yang disebabkan oleh obat-obat penurun kolesterol yang diproduksi secara sintetik, serta jumlah protein kedelai yang diperlukan cukup rendah. Terapi diet (terapi melalui pengaturan makanan) menjadi lebih efektif jika menggunakan protein kedelai dibandingkan jika hanya menggunakan makanan rendah lemak saja dalam mencegah penyakit jantung koroner.
Karena mengandung isoflavon yang terdiri atas genistein, daidzein dan glicitein, protein kedelai dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskulas dengan cara mengikatkan profile lemak darah. Khususnya, protein kedelai menyebabkanpenurunan yang nyata dalam kolesterol total. Kolesterol LDH dan trisliserida dan meningkatkan kolesterol HDL. Karena estrogen telah terbukti menurunkan kolesterol LDL, peranan isoplavon dapat diduga mirip estrogen (estrogen like), menghasilkan efek yang sama.
Faktor-faktor lain yang bekerja secara bersamaan juga diasinya mempunyai efek menurunkan kolesterol. Dibandingkan dengan protein hewani, protein kedelai menurunkan penyerapan kolesterol dan asam empedu pada usus halus demi menginduksi peningkatan ekskresi fekal asam empedu dan steroid. Hal ini mengakibatkan hati lebih banyak merubah kolesterol dalam tubuh menjadi empedu, yang akibatnya dapat menurunkan kolesterol dan meningkatkan aktivitas reseptor kolesterol LDL, yang mengakibatkan peningkatan dalam laju penurunan kadar kolesterol.
Di samping hal-hal tesebut diatas terdapat beberapa sebab lain yang menerangkan peranan protein kedelai dalam menurunkan kolesterol. Misalnya, protein kedelai kaya akan asam amino glisin dan orginin yang mempunyai kecenderungan dapat menurunkan asam insulin darah yang diikuti dengan penurunan sintesa kolesterol. Dilain pihak protein hewani, mempunyai kendungan lisin yang tinggi, yang cenderung untuk meningkatkan insulin darah, dan mendorong sintesis kolesterol. Rasio yang tinggi antara arginin terhadap lisin dalm protein kedelai akan membuat kadar kolesterol darah hanya sedikit terpengaruh oleh protein kedelai. Arginin akan menahan efek peningkatan kolesterol oleh lisin.
Jenis protein terbesar dalam kedelai adalah duajenis glabulin yang diberi nama 115 dan 75. Kedua jenis glabulin tersebut, terutama 75, telah terbukti dapat menstimulir tingginya afinitas reseptor kolesterol LDL dalam hati manusia, yang akan menyebabkan penurunan kolesterol darah.

Isoflavon dan Osteoporosis
Beberapa studi telah dilakukan untuk menghubungkan konsumsi kalsium dengan pengendalian osteoporosis. Penambahan kalsium dan estrogen yang dilakukan terhadap 72 orang wanita pasca menopause menunjukkan adanya pengurangan penurunan massa tulang. Sedangkan studi pemberian kalsium yang diberikan dalam bentuk ditambahkan kedalam bahan makanan menunjukkan bahwa kalsium mempunyai efek dalam melindungi mineral tulang pada wanita yang belum atau telah menopause. Konsumsi kalsium yang optimal bervariasi selama kehidupan manusia, dengan kebutuhan ekstra kalsium yang meningkat selama periode pertumbuhan dan kehamilan.
Diet dari tumbuh-tumbuhan, terutama yang sumber utamanya kedelai, dapat membantu mencegah osteoporosis. Suatu studi yang menggunakan tiga kelompok individu, menunjukkan bahwa kelompok yang mengkonsumsi protein hewani memperlihatkan kehilangan kalsium dalam urine 50% lebih banyak dibanding kelompok individu yang hanya mengkonsumsi protein kedelai dan protein dari susu, juga dapat diamati bahwa deasitas tulang leher lebih tinggi (0.680 g/cm2) pada wanita yang mengkonsumsi kedelai yang tinggi sepanjang hidupnya dibandingkan dengan 0.628 g/cm2 pada wanita yang mengkonsumsi sangat sedikit kedelai semasa hidupnya.

Beberapa hal yang menyebabkan adanya hubungan yang menguntungkan antara protein kedelai dan kalsium adalah :
􀂃 Kedelai rendah kandungan asam amino bersulfur. Asam amino bersulfur dapat menghambat resorpsi kalsium oleh ginjal, yang menyebabkan lebih banyak kehilangan kalsium dalam urine.
􀂃 Protein hewani diketahui mempunyai kandungan phosfor dan phosfat yang tinggi, dan tingginya kandungan phosfor dan phosfat tersebut menyebabkan kehilangan kalsium dari tubuh. Oleh karena itu, penggantian protein hewani dengan protein kedelai dapat mengurangi kehilangan tersebut.

Isoflavon, Menopouse dan Kanker Payudara
Wanita akan melalui masa puber, tahun-tahun reproduksi dan akhirnya menopause. Menopause merupakan proses penuaan yang alami akibat turunnya kandungan estrogen, dan terjadi pada tingkat ketika wanita berhenti evolusi dan menstruasi. Banyak wanita melalui masa transisi ini tanpa mengalami ketidaknyamanan, akan tetapi ada juga sejumlah wanita mengalami gejala-gejala yang tidak mengenakkan dan memerlukan dukungan. Menopause juga meningkatkan resiko penyakit jantung dan osteoporosis. Masa-masa pre-menopause dapat terjadi antara umur 45 ke 55 tahun, meskipun dapat terjadi juga diusia 40 tahun.
Menopause terjadi akibat turunnya level estrogen. Terdapat dua jenis hormon pada wanita yaitu Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan Leteinizing Hormone (LH) yang diperlukan dan penting untuk perkembangan reproduksi yang normal, dan bersama-sama membantu produksiestrogen pada wanita. LH menstimulir produksi endrogen (suatu prekursor estrogen), sedangkan FSH menstimulasi perkembangan follikuler dan aktivitas enzim aromatase. Aromatase adalah enzim yang dapat merubah endrogen menjadi estrogen. Selama menopause berkurangnya suplai follikel menyebabkan hormon LH dan FSH yang tidak digunakan meningkat, yang membuat kadar estrogen menurun dan menghentikan proses mentruasi.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa wanita Asia tidak menderita terlalu berlebihan akibat simptom menopause dan lebih sedikit menderita penyakit degeneratif kronis yang disebabkan menopause. Kebiasaan makan orang Asia menyebabkan adanya perbedaan ini, khususnya konsumsi kedelai dan produk-produk kedelai.
Isoflavon yang terdapat dalam kedelai, terbukti dapat meniru peranan dari hormon wanita yaitu estrogen. Estrogen berikatan dengan reseptor estrogen sebagai bagian dari aktivitas hormonal, menyebabkan serangkaian reaksi yang menguntungkan tubuh. Pada saat kadar hormon estrogen menurun, akan terdapat banyak kelebihan reseptor estrogen yang tidak terikat, walaupun afinitasnya tidak sebesar estrogen, isoflavon yang merupakan phitoestrogen dapat juga berikatan dengan reseptor tersebut. Jika tubuh mengkonsumsi isoflavon, misalnya dengan mengkonsumsi produk-produk kedelai, maka akan tejadi pengaruh pengikatan isoflavon dengan reseptor estrogen yang menghasilkan efek menguntungkan, sehingga mengurangi simptom menopause.
Kemampuan lain dari isoflavon adalah dapat menutupi atau memblokir efek potensial yang merugikan akibat produksi estrogen yang berlebihan dalam tubuh. Isoflavon dapat berfungsi sebagai estrogen selektif dalam pengobatan, menghasilkan efek menguntungkan (sebagai anti kanker dan menghambat atherosklerosis) tetapi tidak menimbulkan resiko (meningkatkan resiko kanker payudara dan endometrial) yang biasa dihubungkan dengan terapi pengganti hormon yang biasa dilakukan. Berdasarkan hal-hal diatas, isoflavon diduga mempunyai fungsi ganda terhadap menopause :

  • Anti estrogenic effect pada saat hormon estrogen berlebihan, yang dapat menurunkan resiko kanker payudara pada pre-menopausal woman.
  • Efek estrogenik pada saat estrogen alami berkurang jumlahnya, yang menguntungkan dalam mencegah penyakit kardiovaskuler, osteoporosis dan sistem vesomotor pada wanita pre- dan post-menopausal.


Isoflavon zat Antikanker
Kanker dicirikan dengan pertumbuhan sel secara abnormal yang menyebar dan menghancurkan organ-organ lain dan jaringan tubuh. Kanker dikelompokkan sesuai dengan jaringan yang terken, misalnya kanker payudara, kanker rahim, kanker prostat, kanker lambung dan kanker kolon. Penyebab sebenarnya dari kanker belum diketahui dengan pasti. Tabel 3 menunjukkan beberapa faktor yang dapat menyebabkan timbulnya kanker. Faktor-faktor tersebut disebut faktor resiko. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah diet (makanan sehari-hari), merokok, konsumsi alkohol, tingkah laku reproduksi, infeksi dan faktor-faktor geografis termasuk sinar matahari dan lamanya terekspose bahan-bahan karsinogenik (produk-produk pembakaran fosil, limbah radioaktif, debu, asap, residu pestisida dan bahan tambahan pangan), pengaruh bahan-bahan mutagen dan karsinogen tersebut dapat menyebabkan kerusakan DNA dilanjutkan dengan proses mutagenesis dan karsinogenesis.
Terdapat beberapa komponen dalam kedelai yang dipercaya mempunyai sifat anti kanker. Senyawa tersebut antara lain : inhibitor protease, phitat, saponin, phitosterol, asam lemak omega-3 dan isoflavon.
Diantara anti kanker tersebut, perhatian terbesar ditunjukan terhadap isoflavon. Isoflavon saat ini banyak diteliti karena potensinya dalam mencegah dan mengatasi terhadap banyak gangguan kesehatan lainnya. Mekanisme yang banyak diketahui sebagai anti kanker dari isoflavon adalah aktivitas anti estrogen, menghambat aktivitas enzim penyebab kanker, aktivitas anti oksidan dan meningkatkan fungsi kekebalan sel.
Percobaan pada hewan menunjukkan bahwa hewan yang diberi makanan dari kedelai mengalami lebih sedikit dari kanker payudara dibandingkan dengan yang telah diberi makanan yang mengandung isoflavon. Studi-studi epidemilogi dan laboratorium telah menunjukkan bahwa konsumsi kedelai dapat mengurangi resiko perkembangan beberapa jenis kanker, antara lain kanker payudara, prostat dan kanker kolon.

Isoflavon dan Kanker Prostat
Kelenjar prostat memproduksi cairan seminal dan sekresi yang lain yang membuat saluran uretra terjaga kelembabannya. Pada waktu lahir, kelenjar tersebut kecil dan tumbuh bersamaan dengan semakin tingginya produksi endrogen meningkat pada masa puber. Pada saat dewasa, kelenjar prostat masih stabil sampai umur 50 tahun dimana mulai terjadi pembesaran. Pada beberapa laki-laki pembesaran tersebut (disebut prostatic hiperplasia) dapat menyebabkan kerusakan saluran urine. Hal ini akan menekan uretra, memperkecil aliran urine dan menyebabkan kesulitan buang air kecil (urination). Telah diperoleh fakta bahwa penyakit kelenjar prostat ini merupakan masalah yang menyebar dengan luas di Barat, juga kanker prostat merupakan penyakit yang sudah umum.
Pengobatan yang dilakukan adalah pengurangan hormon laki-laki yaitu endrogen dan menghambat efek hormon potensial dari hormon wanita yaitu estrogen, yang juga terdapat pada laki-laki. Diduga bahwa kedelai yang kaya akan isoflavon mampu untuk menggunakan sifatnya sebagai estrogenlemah untuk memblokir reseptor estrogen dalam prostat terhadap estrogen. Jika estrogen yang kuat ini sampai menstimulasi reseptor dalam prostat, dapat menyebabkan pembesaran prostat.
Studi demografik menunjukkan adanya insiden yang lebih sedikit timbulnya penyakit porostat ini pada alaki-laki Jepang atau Asia yang banyak mengkonsumsi makanan dari kedelai, isoflavon kedelai yaitu genistein dan daidzein, juga tampaknya secara langsung mempengaruhi metabolisme testosteron.

O0O

Susu Kedelai

Melilea Organic Soya Drink berisikan protein nabati alami dan phytonutrient (Fitonutrisi) yang hanya terdapat pada kacang kedelai. Melilea Organic Soya Drink di produksi di Heilong Jiang di Cina, areal yang telah di kenal di seluruh dunia memiliki lingkungan tanah yang subur dan air yang bebas polusi. MELILEA Organic Soya Drink adalah sumber protein yang sangat baik sebagai makanan pengganti susu hewani, daging merah, makanan laut dan makanan berlemak berkolesterol tinggi.

Keunggulan :
  • Diperoleh dari kacang kedelai organik Non GMO (Genetic Modificated Organizm/Rekayasa Genetik)
  • Kulit terkelupas untuk cita rasa yang lezat
  • Mengandung fitonutrisi alami seperti lecithin, isoflavon dan saponin
  • Mengandung protein nabati dan bebas kolesterol
  • Seluruh manfaat gizi dari kacang soya tetap terjaga tanpa bahan tambahan pewarna tiruan, perasa tiruan dan bahan pengawet.

Sesuai untuk Segala Usia:

Bayi - Sesuai bagi bayi yang memiliki masalah sistim pencernaan dan alergi terhadap susu sapi.

Anak-anak pada masa pertumbuhan - Nutrisi yang terdapat pada Melilea soya drink ini dapat meningkatkan daya ingat, pembentukan fisik dan pertumbuhan.

Ibu Hamil - Memenuhi kebutuhan gizi seperti kalsium dan protein yang baik untuk sang ibu maupun bayinya.

Remaja pada masa pertumbuhan - Memenuhi nutrisi yang dibutuhkan pada masa pembentukan, selain itu juga bermanfaat mengatur tingkat kolesterol pada tubuh.

Usia Lanjut - Memberikan energi dan meningkatkan kesehatan secara umum.

5 Langkah Mendapatkan Kulit Indah

  1. Bersihkanlah wajah Anda secara hati-hati dengan pembersih di pagi dan sore hari. Kulit yang bersih lebih tahan terhadap jerawat dan bintik-bintik.
  2. Bersihkan sisa tata rias dan pembersih dengan toner, yang menjadikan kulit terasa segar kembali.
  3. Ikuti dengan pemakaian pelembab yang melembutkan dan melindungi kulit, serta mencegah dehidrasi.
  4. Krim malam menutrisi dan memperbaiki kulit Anda ketika Anda tidur. Sebagai perawatan khusus, gunakan scrub dan masker sekali atau dua kali seminggu, dimana hal tersebut akan meningkatkan efisiensi dari rutinitas harian Anda.
  5. Sebagai perawatan khusus, gunakan scrub dan masker sekali atau dua kali seminggu, dimana hal tersebut akan meningkatkan efisiensi dari rutinitas harian Anda

Sabtu, 18 Oktober 2008

Pengalaman Sendiri (Detoks)

Saya sudah cukup lama kenal istilah detoks, yaitu sejak bergabung dengan milis FOOD COMBINING INDONESIA beberapa tahun yang lalu.

Tetapi boro-boro detoks, menerapkan pola makan ala FCI aja baru bisa setelah resign dari kantor bulan Juli 2008 lalu. Itupun malamnya belum bisa jus sayur / raw food. Seringnya oseng-oseng sayur dan masih sering nakal.

Pas liburan lebaran kemarin, ketemuan ama sobatku, teman wara-wiri saat kuliah, & dikenalin ama produk makanan organik Melilea Greenfield Organik(GFO), yang bisa ngeluarin toksin dari tubuh dan ada bisnisnya lagi.

Akhirnya dicoba puasa detoks, yaitu hanya konsumsi GFO dan air, tapi untuk menyumpal perasaan lapar, boleh makan 4 macam buah yang berserat yaitu : apel, pear, bengkuang & jambu biji.
Duh... rasanya kayak orang gak pernah makan.., kaliren orang Jawa bilang, ini pengen, itu pengen. Apalagi habis lebaran, stok kuker masih banyak belum lagi oleh2 dari mudik!! Jadi yang terbayang... nanti klo toksinnya udah keluar mau nyicip kastengel, mau nyicip chocochip, mau nyicip krupuk rambak, mau nyicip kacang mete, mau nyicip satru kacang ijo, hihihi.. pokoknya semua pengen dimakan!

Alhamdulillah hari ke-4 toksin udah keluar.
Taraa.... ini hasilnya....



Toksin panjangnya 60 cm, setelah itu langsung makan nasi (kangen berat ^_^), ee.... 1/2 jam kemudian pengen BAB lagi & keluar lagi toksinnya 40 cm. Jadi total 1 meter.

Hasil dari konsumsi GFO yang paling kurasakan adalah kulit terasa haluss.... dan kulit anakku yang masih minum ASI jadi mulus (biasanya daerah kening & punggungnya bruntusan karena biang keringat dan alergi hasil laut).

Lain lagi pengalaman suamiku.
Blio detoksnya nakal, kadang sehari full GFO, kadang enggak. Enggaknya karena ada kiriman sate gule aqiqahan anak tetangga, dan pas silaturrahmi ada suguhan yang gak bisa dilewatkan. Walaupun gak disiplin, toksinnya keluar juga di hari ke-7. Alhamdulillah...
Hasil positif yang langsung terasa, blio yang biasanya hobi tidur alias ngantukan jadi lebih tahan melek, jadi normal menurutku, tidur 5-6 jam sehari udah cukup.
Hasil lain yang terasa adalah blio tidak mengeluh sakit lagi setelah BAB. Jadi bisa dikatakan ambeyennya sembuh atau paling tidak membaik, hanya dalam waktu 1 minggu.

PRAKTEK DETOKS YANG EFEKTIF

Dikutip dari tulisan Ibu Andang Gunawan, AD, ND, dalam Majalah NIRMALA JUNI 2004 halaman 60-64.

Program detoks tak bisa dilakukan sembarangan. Di antara sekian jenis program detoks, detoks dengan jus buah (fruit juice fasting) adalah yang paling aman dan nyaman. Namun sebelum melakukannya, pahami dulu aturannya. Apa yang harus dilakukan menjelang detoks? Berapa lama waktu optimum menjalankan detoks? Reaksi apa yang mungkin timbul selama detoks?

USUS BESAR yang tidak sehat dan tidak lancar adalah sumber datangnya berbagai penyakit. Sebagai saluran pembuangan yang menjadi tempat bertumpuknya ampas-ampas, usus besar adalah organ pertama yang harus dibersihkan, sebelum tubuh melakukan proses detoks yang akan dilakukan oleh hati/liver.

Usus besar memang tempat lewatnya ampas dan kotoran, sehingga memang tidak dapat dikatakan sebagai tempat yang bersih. Yang dimaksudkan harus bersih dalam hal ini adalah lancar. Aliran dalam saluran pembuangan harus lancar agar tidak terjadi penyumbatan, yang di kemudian hari dapat menyebabkan kondisi keracunan dari dalam tubuh (otointoksikasi) dan gangguan metabolisme.


PUASA: DETOKS YANG EFEKTIF

Ada banyak cara detoks. Sarapan buah di pagi hari, seperti metode Food Combining, saja sudah dapat menimbulkan efek detoks. Tetapi di antara semua alternatif detoks yang ada, puasa merupakan metode yang paling tua dalam sejarah, paling aman, dan paling efektif.

Metode yang paling direkomendasikan para ahli kesehatan alami maupun klinik-klinik puasa di negara-negara Barat adalah puasa hanya minum air suling (disebut water fasting) atau puasa hanya dengan minum jus buah atau jus sayuran saja (juice fasting).

Juice fasting dengan buah-buahan adalah pilihan detoks yang paling aman dan nyaman. Kandungan gizi yang berlimpah dalam buah segar, termasuk enzim-enzim dan energinya, dapat menurunkan intensitas pembersihan pada tingkat yang lebih nyaman.

Puasa dengan hanya minum air prosesnya lebih intensif karena akan membakar lebih banyak kalori. Bagi pemula, water fasting hanya boleh dilakukan di klinik khusus yang mempraktekkan terapi puasa dan di bawah pengawasan spesialis detoks.

PRINSIP-PRINSIP DETOKS

· Tinggalkan alat penimbang berat badan
Detoks bukan program penurunan berat badan. Penurunan berat badan hanyalah efek sampingan detoks. Fokus detoks adalah kesehatan Anda. Artinya, metabolisme harus baik atau lancar. Detoks memperbaiki metabolisme tubuh. Jika tubuh sehat tidak akan ada kelebihan berat badan. Ingat, kelebihan berat badan bukan semata-mata karena lemak, tetapi toksin! Berhasil tidaknya detoks mudah terlihat dari penampilan dan tekstur kulit yang menjadi tampak muda dan segar, juga ukuran lingkar tubuh yang mengecil tanpa kesan kurus kering.
· Tinggalkan hitungan kalori
Program detoks ini tidak perlu membuang Anda pusing dengan urusan hitunga-hitungan kalori, karena Anda hanya akan mengkonsumsi jus buah. Buah adalah makanan rendah kalori tetapi kaya energi. Dalam ilmu kesehatan modern, kalori juga dipahami sebagai energi. Tetapi dari paham kesehatan alami, energi adalah tenaga atau power atau aura yang terdapat pada makanan. Seperti aura pada manusia, aura pada tumbuh-tumbuhan juga dapat dilihat dari kamera khusus. Sebaliknya, kalori lebih tepat didefinisikan sebagai panas atau energi yang dibutuhkan untuk pembakaran. Buah disebut makanan rendah kalori karena hampir tidak memerlukan energi tubuh untuk pembakarannya, sehingga tubuh bisa lebih banyak menghemat energi. Energi ini yang sebenarnya berperan dalam proses penyembuhan dan peremajaan pada sel-sel tubuh.


PERSIAPAN SEBELUM DETOKS

· Selama proses detoks berlangsung, sebagian besar energi akan difokuskan tubuh ke proses pembuangan. Karena itu, tidak ada gunanya melakukan detoks jika masih disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang menyita tenaga dan pikiran. Melakukan detoks dalam kondisi demikian tidak akan membuat tubuh jadi sehat, tetapi justru sebaliknya. Cari waktu yang baik untuk menjalankan detoks.
· Waktu menjalani detoks adalah 7-40 hari berturut-turut, bergantung pada kondisi setiap orang. Bagi yang tidak biasa berpuasa, sebaiknya latihan dulu melakukan detoks beberapa kali selama 3 hari berturut-turut. Harap diingat bahwa detoks 3 hari itu hanya latihan. Karena proses pengeluaran toksin sendiri baru mulai pada hari ke-3. Dan bagi yang berminat menjalankan detoks lebih dari 7 hari sebaiknya melakukan konsultasi kesehatan lebih dulu dengan dokter atau ahli gizi yang menguasai terapi detoks.
· Agar tubuh lebih mudah beradaptasi dengan terapi detoks, 1-2 minggu sebelum melakukan program detoks sebaiknya Anda mulai:
o Mengurangi makanan berlemak tinggi, seperti makanan gorengan, makanan bersantan, protein hewani (termasuk susu ternak), dan karbohidrat olahan terutama yang mengandung terigu dan gula pasir (termasuk minuman soda).
o Membatasi garam
o Menghindari alkohol, kafein, dan obat-obatan yang tak perlu
o Menghindari semua jenis makanan olahan industri (kalengan, instan, dll)
Pola makan pra-detoks ini juga bermanfaat menurunkan reaksi detoks
yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Mencoba ‘mencuri’ kesempatan mengkonsumsi makanan/minuman yang harus dihindari, dapat menghambat proses detoks yang sedang berjalan selama beberapa jam.


JENIS MAKANAN

Program detoks ini hanya memperkenalkan 5 jenis buah-buahan yang harus dikonsumsi dalam bentuk jus. Mengapa harus jus? Karena dalam bentuk jus, kandungan zat-zat gizi pada buah lebih mudah dicerna dan diserap tubuh. Karena tidak banyak serat yang masuk, pada beberapa orang cara detoks seperti ini juga dapat menimbulkan sembelit (sulit buang air besar/BAB). Untuk mengatasinya, dapat dilakukan enema (merangsang gerakan peristaltis usus dengan memasukkan cairan melalui anus) atau kolon hidroterapi di klinik khusus. Tetatpi jika Anda banyak minum air putih di antara waktu minum jus buah, risiko sembelit sangat kecil.

Jenis buah yang dibolehkan dalam program detoks ini hanya pepaya, apel, mangga, semangka, nanas, dan jeruk nipis/lemon. Pilih buah yang segar dan sudah matang. Tidak perlu buah impor, karena semakin dekat tempat tumbuh buah dengan tempat kita, kualitas gizinya semakin baik untuk tubuh kita. Sedapat mungkinpilih buah-buahan organik (tidak tercemar pestisida dan zat-zat kimia lainnya).

Jenis buah yang dikonsumsi dalam satu hari harus sama. Misalnya hari pertama hanya jus pepaya saja sepanjang hari, lalu hari berikutnya hanya jus semangka saja, dan seterusnya. Cara mengkonsumsi buah seperti ini hanya untuk memudahkan pengaturan pH dalam tubuh. (Tambahan dari Wied Harry: Untuk jeruk nipis/lemon, peras airnya lalu campurkan ke dalam air masak.)


PROGRAM

· Bangun tidur minum 1 gelas air putih dicampur perasan air jeruk dari ½ - 1 buah jeruk nipis/lemon.
· Mulai dari pk. 07.00 minum 1 gelas jus buah setiap 2 jam sekali. Total jus buah yang diminum 7-8 gelas sehari.
· Di antara waktu minum jus buah, minum air putih sebanyak dan semampu Anda.


REAKSI TUBUH SELAMA DETOKS

Selain reaksi-reaksi seperti penyakit, selama detoks tubuh akan memberikan reaksi-reaksi lain yang sering mengejutkan bagi pemula. Bentuk reaksi dan kapan munculnya reaksi-reaksi tersebut tidak sama pada setiap orang.

Reaksi-reaksi tersebut antara lain:
· Warna urine lebih keruh dan berbau tajam. Bagi mereka yang sepanjang hidupnya banyak mengkonsumsi obat-obatan farmasi, bau obat akan ikut keluar bersama urine dan kotoran (feses).
· Sering buang angin dengan bau sangat menusuk.
· Muncul keinginan kuat pada makanan, padahal setelah hari ke-3 sebenarnya tubuh sudah tidak merasakan lapar lagi.
· Keluar banyak kotoran disertai lendir (mukus) yang cukup pekat. Pada program detoks yang lebih panjang, tubuh akan mengeluarkan kotoran dari lapisan sel yang paling dalam. Bentuk kotoran yang keluar biasanya lebih pekat dan berwarna mulai dari kehijauan hingga kehitaman seperti ter/aspal cair. Program detoks baru dapat dikatakan sempurna jika bentuk kotoran yang keluar sudah normal dan tidak ada lagi kotoran yang bentuknya seperti ter tersebut.


CATATAN PENTING

· Cara mengkonsumsi minuman/makanan apa pun tidak boleh terburu-buru. Meskipun bentuknya cair, air dan jus buah tetap harus diteguk pelan-pelan dan sedikit-sedikit saja. Jadi, tidak ditenggak cepat-cepat, apalagi sekaligus. Minum atau makan terburu-buru dapat menyebabkan beberapa proses yang harus dilakukan tubuh terhadap makanan, terlewati. Makanan yang tidak terproses dengan baik akan mengalami pembusukan sebelum waktunya. Padahal pembusukan makanan hanya boleh terjadi dalam usus besar menjelang anus. Pembusukan dini biasanya sudah terjadi di usus duabelas jari.
· Jus buah yang diminum setiap kali harus baru. Jadi, tidak boleh membuat dan menyimpan jus untuk satu hari sekaligus, misalnya.
· Jangan menunda minum jus setelah jus dibuat. Kualitas gizi dan energi pada jus buah akan berkurang setelah 20 menit, apalagi jika dibiarkan terbuka dan terkena udara.


TIP

· Sebaiknya tidak mengkonsumsi obat dan suplemen apa pun selama menjalani detoks. Obat dan suplemen bagaimana pun memiliki elemen yang bersifat racun. Tetapi bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan penyakit tertentu, pemakaian obat dapat diatur agar tidak mengganggu proses detoks maupun tubuh mereka sendiri. Karena itu, konsultasikan dahulu kesehatan Anda pada ahlinya.
· Sebaiknya tetap berolahraga teratur. Cukup olahraga ringan saja seperti jalan kaki, lompat tali atau lompat-lompat kecil di atas trampolin, yoga, taichi, atau chikung. Olahraga berguna melancarkan sirkulasi darah dan getah bening, dan secara tidak langsung juga melancarkan proses pengeluaran racun dari dalam tubuh.
· Boleh melakukan perawatan tubuh seperti pijat aromaterapi dan luluran (body scrub atau penggelontoran kotoran dari permukaan kulit).

Sumber : Milis FOOD COMBINING INDONESIA

Sabtu, 11 Oktober 2008

Detoks Intant ala Melilea





Latar Belakang

Orang-orang tua kita jaman dahulu rata2 berumur panjang dan awet muda. Sedangkan orang-orang jaman sekarang, banyak yang usianya belum 60 tahun sudah meninggal karena penyakit & orang yang masih muda sudah terkena penyakit kronis seperti diabetes, lever, ambeyen bahkan kanker.
Ternyata penyebabnya adalah makanan yang dikonsumsi. Orang jaman dahulu makan padi yang ditanam sendiri, sayur yang ditanam sendiri juga ayam yang dipelihara sendiri tanpa menggunakan obat2 kimia.
Sedangkan jaman sekarang, padi bisa panen setahun 3 kali dan mempunyai jadwal penyemprotan yang teratur. Begitu juga sayuran, semua dipupuk dan disemprot pestisida. Ayam malah lebih parah lagi, disuntik hormon biar cepat besar dan juga antibiotic agar tidak gampang sakit. Sehingga ayam umur 28 hari sudah bisa dipanen. Padahal jaman dulu paling tidak butuh ½ - 1 tahun agar ayam cukup besar untuk disembelih.

Ternyata dengan pola makan orang Indonesia kebanyakan (banyak karbohidrat), tubuh tidak mampu mengeluarkan racun bawaan dalam makanan. Akibatnya racun tersebut melekat disepanjang saluran pencernaan dari usus sampai kolon. Dan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan dapat menemukan jalan masuk kedalam saluran darah, system penyaringan (hati dan ginjal) juga system endokrin (kelenjar pituitary, kelenjar andrenal dan kelenjar gondok).

Adanya racun (toksin) dapat dilihat pada gambar saluran pencernaan (dari mayat yang dibedah) di bawah. Gambar kehitaman sepanjang usus itulah toksin.





Toksin tersebut dapat dikeluarkan dari tubuh dengan proses DETOKS yaitu proses pengeluaran racun dari dalam tubuh.

Detoks dengan Greenfield Organik (GFO)
Minggu I : puasa detoks total, hanya mengkonsumsi GFO minimal 3x sehari + 9 gelas air putih. Jika masih lapar boleh mengkonsumsi GFO lagi atau buah-buahan yang berserat yaitu apel, pir, jambu biji dan bengkuang.

Minggu II-IV : konsumsi GFO 2x pagi & malam, perbanyak buah dan sayur, boleh makan nasi di siang hari ¼ sampai ½ porsi biasanya, air putih 9 gelas.

Toxin biasanya keluar dihari ke-3 sampai ke-7 saat puasa detoks. Orang-orang yang kebanyakan makan daging biasanya toxinnya berwarna hitam, sedangkan yang cukup makan sayur biasanya toxinnya berwarna kuning kehijauan seperti gambar di bawah.





Reaksi Positif Setelah Penggunaan Greenfield Organik
Jangka Waktu Pendek : Penggunaan 3-6 hari



  1. Sering buang air besar, sering buang air kecil. Kotoran yang menyumbat saluran kolon dibersihkan.

  2. Perut tidak nyaman, kembung dan mengandung gas berlebihan. Ini adalah reaksi detoksifikasi yang alami di tubuh kita.

  3. Jika pH tubuh kita asam atau pernah mengidap penyakit sebelumnya, bagian-bagian lemah tubuh Anda mungkin terasa sakit.

  4. Kotoran timbul di permukaan air, berwarna keemasan. Menunjukkan system pencernaan dan keadaan tubuh telah diperbaiki.


Jangka Waktu Sedang : 6-45 hari



  1. Mencegah racun yang tidak diinginkan terserap ke dalam tubuh dan mengurangi kerja system hati (liver)

  2. Toxin di dalam setiap organ dan aliran darah akan berkurang secara perlahan. Penyerapan oksigen akan meningkat dan Anda akan merasa lebih bertenaga.

  3. Penyerapan toksin di dalam tubuh menurun drastic, Anda akan merasa lebih nyaman dan wajah Anda akan terlihat lebih berseri-seri.

  4. Menyeimbangkan system hormone dan mengurangi ketidakseimbangan hormone. Ini dapat mencegah warna yang kemerah-merahan di wajah, pigmentasi kulit dan flek.

  5. Jika Anda mengidap tekanan darah tinggi dan penyakit hati (liver), maka akan mulai kelihatan proses penyembuhan yang nyata sekali.



Jangka Waktu Panjang : Lebih dari 45 hari



  1. Racun di dalam tubuh disingkirkan.

  2. Apabila ada penyakit di dalam tubuh maka akan berangsur-angsur membaik.

  3. Kemampuan tubuh untuk mencegah penyakit yang sedang mewabah sangat tinggi (perbaikan system imun). Ini membuat Anda mencapai kesehatan alami, hidup segar dan bersemangat terus.

Bonus setelah detoks





Detoks

Dikutip dari tulisan Ibu Andang Gunawan, ADN, ND (Majalah NIRMALA Mei 2004) – sebagian kecil tulisan asli dibuang

Anda punya masalah sembelit, demam, flu, kelebihan berat badan, selulit, kadar kolesterol darah berlebihan, lesu kronis, penyakit/gangguan kulit, sindrom pramenstruasi, kehilangan gairah seks, penuaan dini, tumor, penyakit-penyakit degeneratif (hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, diabetes, kadar usam urat berlebihan, dll.), serta penyakit-penyakit infeksi yang tak kunjung sembuh? Tahukah Anda bahwa akar dari masalah-masalah tersebut adalah karena adanya timbunan ampas tubuh Anda?


TOKSIN bukan hanya ampas dari makanan yang kita makan dan makanan-makanan yang tidak tercerna, tetapi juga bisa berasal dari zat makanan aditif, udara tercemar, bahan kimia seperti pestisida, logam berat dalam air minum, residu obat-obatan farmasi, dll. Bahkan pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi sel-sel tubuh kita. Semua ampas atau zat yang tidak diperlukan tubuh akan diperlakukan sebagai racun (toksin) atau penyakit.
Ampas atau toksin juga diproduksi secara alamiah oleh tubuh kita sendiri. Ini merupakan proses metabolisme sehingga tidak dapat kita hindari. Setiap hari di dalam tubuh terjadi pembelahan sel-sel baru. Sementara itu sel-sel yang sudah tua akan menjadi aus, mati, dan menjadi ampas.
Dalam kondisi normal, ampas akan dikeluarkan secara teratur setiap hari melalui sistem pembuangan tubuh. Buang air besar setiap hari bukan jaminan bahwa proses pembuangan kita normal. Jika salah satu atau beberapa masalah tersebut merupakan keluhan Anda, berarti pengeluaran ampas dari tubuh Anda belum optimal! Penyakit terjadi apabila proses pembuangan tidak optimal dan toksin mulai merusak jaringan organ-organ vital.
Dalam sejumlah hasil penelitian disebutkan kondisi racun berlebihan (toxicity) erat hubungannya dengan penuaan dini, menyebabkan terjadinya penyakit-penyakit degeneratif (liver, jantung, diabetes, kanker, dll.), dan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, racun harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Caranya, dengan detoksifikasi (detoks).


Apa itu detoks?
Detoksifikasi (detoks) adalah proses pengeluaran racun atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Puasa merupakan salah satu metode efektif detoksifikasi. Pembersihan dan detoks meningkatkan proses alamiah pengeluaran toksin dari dalam tubuh kita. Organ vital yang menjadi target dalam program pembersihan racun yang efektif adalah usus besar (pengeluaran) dan liver (detoksifikasi).
Hampir semua penyakit degeneratif dapat dihubungkan dengan kondisi keracunan dalam saluran usus (intestinal toxemia). Mengapa? Karena setiap jaringan dalam tubuh mendapatkan makanan dari darah, dan darah mendapatkannya dari usus. Setiap zat yang masuk ke dalam tubuh kita akan terserap ke dalam darah melalui dinding-dinding usus. Artinya, toksin yang berada usus juga akan ikut beredar bersama aliran darah sampai ke sel-sel di seluruh penjuru tubuh kita. Toksin-toksin inilah yang menyumbangkan terjadinya berbagai kondisi penyakit kronis, akut, dan degeneratif. Begitu juga menurunnya tingkat energi dan penuaan dini.


Mengapa perlu detoks?
Salah satu penyebab terbesar terjadinya tokxemia pada usus adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang dimasak secara berlebihan atau diproses, yaitu makanan-makanan yang tidak memiliki enzim lagi. Juga kebiasaan lebih banyak makan makanan pembentuk asam, yaitu protein (hewani), pati, lemak. Terlalu banyak menyantap makanan sumber protein (hewani), pati, dan lemak mengakibatkan tubuh mengalami asidosis, yakni kondisi keasaman darah dan jaringan tubuh berlebihan.
Asidosis dapat menimbulkan peradangan pada berbagai jaringan dalam tubuh, menyebabkan butir-butir darah melekat satu sama lain, atau terbentuknya jejaring serabut-serabut halus (fibrin) dalam darah. Jejaring serabut-serabut ini yang memberi kesan seolah-olah darah menjadi pekat. Serabut-serabut ini mengakibatkan peredaran sel-sel darah terganggu, sehingga pasokan zat makan dan oksigen ke sel-sel jaringan tubuh lainnya terhambat.
Tubuh kita dikaruniai enzim-enzim yang diperlukan oleh berbagai fungsi metabolisme dalam tubuh dalam jumlah terbatas, termasuk proses pencernaan. Tubuh tidak akan menggunakan enzim-enzim ini apabila makanan yang kita makan masih memiliki enzim. Terus-menerus menggunakan enzim tubuh akan menghabiskan energi dan menyebabkan peradangan pada pankreas. Pankreas adalah organ vital yang memproduksi enzim-enzim pencernaan pada usus kecil. Gangguan pada pankreas menyebabkan pencernaan tidak lancar dan tubuh semakin banyak memproduksi ampas.
Usus besar tidak memiliki kemampuan untuk mencerna makanan. Tubuh akan memadatkan makanan yang tidak tercerna ke sepanjang dinding usus halus. Secara alami proses ini akan mengundang pengeluaran lendir dari sistem kekebalan tubuh yang ada pada dinding-dinding usus. Kondisi ini akan mengakibatkan sembelit (sulit buang air besar) dan penyumbatan pada saluran usus besar. Setelah beberapa waktu, kotoran ini akan membusuk dan menghasilkan gas beracun. Gas lebih mudah terserap melalui pori-pori halus pada dinding usus, mengalir dalam darah dan masuk ke sel-sel tubuh dan sewaktu-waktu siap menimbulkan penyakit.
Pembersihan besar-besaran alias detoksifikasi yang dilakukan secara berkala, perlu bagi tubuh kita. Selain untuk mengurangi ampas-ampas beracun dari dalam tubuh, tidak ada organisme pembawa penyakit atau virus yang tahan dalam tubuh yang bersih. Terapi detoks paling tuadan sudah ratusan tahun dilakukan oleh manusia adalah puasa. Dengan pola makan yang lebih sederhana dan alami saja, manusia dahulu sudah mengerti bahwa sekali waktu tubuh perlu detoks. Detoks seharusnya menjadi lebih penting bagi manusia modern dengan pola makan yang cenderung menimbulkan ampas lebih banyak dan penyumbatan-penyumbatan pada sistem tubuh.
Toksin mengakibatkan proses penuaan dan kerusakan lebih cepat pada seluruh sel tubuh. Waktu tidak ada hubungannya dengan penuaan. Penuaan atau proses degenerasi semata-mata adalah karena toksin dan dehidrasi yang kita tabung selama bertahun-tahun.


Manfaat detoks bagi tubuh dan kesehatan:
· Meremajakan sel-sel sehingga kulit pun menjadi bersih, sehat, kencang, dan lembut.
· Menurunkan kelebihan berat badan.
· Meningkatkan energi.
· Peningkatan indera penciuman, perasa, dan pendengaran.
· Pengeruta tumor (jika ada).
· Peradangan pada kelenjar getah bening hilang.
· Melancarkan peredaran darah dan getah bening.
· Memperbaiki daya ingat.
· Menghilangkan gejala-gejala penyakit seperti alergi, sakit kepala, kembung, dsb.
· Memperbaiki kadar gula darah dan tekanan darah.
· Memperbaiki fungsi liver dan ginjal.
· Meningkatkan daya tahan tubuh.


Bagaimana melakukan detoks?
Ada beberapa metode detoks yang sering dilakukan saat ini. Mulai dari yang alami seperti puasa hingga yang menggunakan suplemen herba atau obat-obatan tertentu. Program detoks yang baik harus dapat:

· menormalkan pH (kadar keasaman) pencernaan
· meringan beban fungsi enzim di pankreas
· melancarkan kerja empedu dan mencairkan cairan empedu
· mengurangi lemak dan penyumbatan pada liver
· membangun flora usus
· melancarkan pembuangan lendir dan ampas dari dinding usus agar penyerapan zat makanan menjadi lebih baik
· membuang kotoran yang menyumbat saluran usus (catatan: penyumbatan pada usus dapat mengakibatkan kanker usus)
· merangsang peristaltik usus agar pembuangan lebih lancar
· membersihkan darah
· membersihkan saluran kencing dan memperbaiki keseimbangan cairan tubuh
· melancarkan peredaran getah bening
· membuka pori-pori kulit
· mengeluarkan lendir dari paru-paru serta melancarkan pernapasan

Biasanya perlu waktu 6 – 12 bulan untuk mencapai semua itu, dan juga sangat bergantung pada kondisi keracunan dan kedisiplinan setiap individu.
Metode detoks yang paling mudah dan aman adalah juice fasting, yaitu puasa menghindari makanan padat dan pembentuk asam, dan hanya mengkonsumsi jus buah segar sepanjang hari dalam porsi tertentu. Puasa ini aman bagi semua orang. Mereka yang menderita kanker stadium lanjut, diabetes, atau gagal ginjal harus di bawah pengawasan ahli.
Istirahat dan relaksasi sangat penting dalam program detoks. Jika masih sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas lainnya, sebaiknya tidak melakukan detoks. Laju metabolisme tubuh selama detoks akan menurun, begitu pula suhu tubuh, tekanan darah, nadi, dan saluran pernapasan. Ini merupakan proses alamiah karena tubuh akan melakukan penghematan energi dan sebagian besar energi akan lebih dikonsentrasikan untuk proses pembuangan racun.
Proses keluarnya racun juga menimbulkan reaksi tidak nyaman pada tubuh, yang secara medis dikenal sebagai gejala kemunduran (withdrawal symptoms). Beberapa gejala mirip dengan gejala sakit atau sakaw pada pemakai narkoba yang sedang menjalani program pembersihan. Sebaliknya, dalam paham pengobatan alami, gejala ini disebut krisis penyembuhan (healing crisis). Gejala ini biasanya muncul pada hari ke-3 sejak dimulainya program detoks. Gejala yang terasa biasanya hanya muncul satu hari saja. Kecuali gejala seperti flu (pengeluaran lendir melalui saluran pernapasan) biasanya berlangsung lebih lama.
Beberapa hari setelah itu kita mulai merasa tidak kelaparan lagi, walaupun adakalanya muncul gangguan seperti memikirkan makanan-makanan tertentu padahal perut sedang tidak lapar.

Krisis penyembuhan
· Gejala demam atau flu
· Diare atau sebaliknya, malah mengalami sembelit (sulit buang air besar). Jika terjadi sembelit, bisa dibantu dengan enema atau kolonhidroterapi/”cuci usus”.
· Nyeri otot atau sendi
· Sakit kepala atau migrain (umumnya pada perokok dan peminum alkohol)
· Mual-mual atau kembung
· Lesu
· Banyak mengeluarkan riak atau lendir
· Gatal-gatal atau berjerawat (jika sebelumnya mempunyai masalah dengan kulit
· Napas bau dan muncul lapisan tebal pada permukaan lidah (dapat dikerok dan dibersihkan dengan sendok atau alat khusus pengerok lidah)
· Mudah merasa kedinginan (karena suhu tubuh menurun)
· Gangguan emosional (uring-uringan atau emosional)


Mekanisme detoks
Ada 2 mekanisme yang digunakan liver untuk mengeluarkan racun. Bagian pertama pada detoks, disebut fase 1, adalah mengubah toksin menjadi entuk yang larut lemak. Secara alamiah lemak akan segera mengikat toksin yang masuk ke dalam tubuh. Karena itu, toksin harus dilepaskan dulu dari jaringan lemak.
Bagian kedua, disebut fase 2, mengubah toksin menjadi bentuk yang larut air agar toksin dapat dikeluarkan melalui saluran usus dan urine. Dengan mekanisme ini, tidak akan ada racun yang tersangkut atau tertinggal pada jaringan, termasuk jaringan otak dan saraf pusat. Toksin akan keluar perlahan melalui aliran darah. Pada saat inilah biasanya gejala-gejala yang terasa seperti penyakit, yakni gejala krisis penyembuhan (healing crises) itu muncul. Pada setiap fase yang harus dilalui, pelaksanaan detoks ini sebaiknya dibantu dengan makanan dan herba tertentu untuk menguatkan sel-sel organ vital dan kelenjar yang berperan pada proses detoks. ***

Sumber : Milis FOOD COMBINING INDONESIA

Greenfield Organik


Cara terbaik memulai gaya hidup sehat Organik...
Melilea Greenfield Organic diformulasikan khusus oleh peneliti dan ahli organic terkemuka, Dr Henry Chang, dengan didasari oleh tiga keampuhan-keampuhan terunggul didunia:
1. Fungsi-fungsi Makanan Organik
2. Fungsi-fungsi Naturopati
3. Fungsi-fungsi Penyembuhan Alami

MELILEA Greenfield Organic berisikan lebih dari 20 macam bahan yang telah di nyatakan bebas polusi hingga pada taraf 0%, termasuk di dalamnya golden grain, sayur-sayuran dan buah-buahan, yang diproses dengan menggunakan teknologi terkini dan tercanggih.

Bahan-bahan tersebut antara lain :

  1. Beras
  2. Jagung
  3. Gandum
  4. Barley
  5. Oat Bran
  6. Spirulina
  7. Wortel
  8. Bayam
  9. Seledri
  10. Cengkeh
  11. Kelp
  12. Lobak
  13. Watercress
  14. Enzim Pepaya
  15. Protein Kedelai Terhidrolisis
  16. Kubis
  17. Dulse
  18. Jahe
  19. Protein Kedelai, dan
  20. Parsley
Nutrisi botanik yang tak ternilai ini di formulasikan untuk membentuk keseimbangan di tubuh kita.
Melilea Greenfield Organic menyajikan campuran serat yang dapat dilarutkan, bahkan ia mampu sebagai pembersih tubuh yang baik. Makanan organik alami ini memberikan nutrisi botanikal alami termasuk vitamins, garam mineral serta fitonutrient (nutrisi dari tumbuhan).

Sesuai Untuk Segala Usia Dan Kondisi:



  • Muda, masa remaja

  • Sehat, Sadar akan pentingnya kesehatan

  • Kelemahan umum, kondisi badan lemah

  • Kanker, penyakit kronis/menahun

  • Kekurangan berat badan/Kelebihan berat badan

  • Sebelum melahirkan/sesudah melahirkan

  • Sebelum-operasi/setelah-operasi

  • Rematik, radang sendi,denyutan nadi

  • Lanjut, masa tua

  • Susah tidur

  • Sembelit

  • Haid tidak teratur

  • Noda-noda penuaan, bintik-bintik hitam, jerawat

  • Sistim kekebalan yang lemah

  • Hati yang lemah, perut, fungsi isi perut


Petunjuk Penggunaan

Campurkan 1 sendok takar Melilea Greenfield Organik kedalam segelas air (kurang lebih 250 ml). Aduk rata (kocok dengan shaker) dan langsung di minum. Untuk rasa yang lebih enak, Anda dapat mencampurkannya dengan Melilea Organik Soya Bean, Melilea Organik Henry apple Orchard atau Orange Garden. Kurang lebih setengah jam kemudian, konsumsi segelas air putih.



Tips konsumsi yang baik


Jika anda ingin mempertahankan kesehatan maksimal, gunakan Melilea Greenfield Organic 2 kali sehari, pada waktu pagi, setengah jam sebelum sarapan dan malam hari setengah jam sebelum makan malam. Pastikan anda mengkomsumsi air yang cukup untuk mencegah konstipasi (sulit buang air besar).
Melilea Greenfield Organic dapat digunakan sebagai makanan pengganti. Jika ditujukan untuk menurunkan berat badan, gunakan Melilea Greenfield Organic sebagai makanan pengganti. Cara ini dapat mempercepat penurunan berat badan tanpa harus kehilangan nutrisi-nutrisi penting di dalam tubuh.



Penghargaan


  • Melilea Greenfield Organic di produksi oleh Greenfield Organic USA Corporation, dan pabrik nya terdaftar dengan no registrasi 00223706 dan telah melalui berbagai macam test laboratorium terkemuka dan lulus sebagai makanan yang sangat aman di komsumsi.
  • Melilea Greenfield Organic mendapat penghargaan Bintang 5 dari OUNFA (Organic United Nations Friendship Association) dengan kriteria lahan telah mengalami masa peralihan 3 tahun, bebas dari sumber pencemaran dalam radius 30 km, dan tidak ada kendaraan yang boleh masuk ke lahan pertanian kecuali truk pengangkut hasil panen yang boleh berjalan dengan kecepatan maksimal 8 km/jam.
  • Memenuhi standard aturan produksi makanan yang ditetapkan oleh “Federal Good Manufacturing Practices (GMP)”
  • Memiliki sertifikat jaminan Halal dari IFANCA, Islamic Food and Nutrition Council of America.



Makanan Organik

Makanan organik adalah makanan yang dihasilkan dari pertanian organik, yang tanahnya digemburkan oleh cacing tanah & pengendalian hama menggunakan musuh alami serangga, tanpa menggunakan pestisida sedikitpun.

Berdasarkan cara produksinya, hasil pertanian & peternakan di Amerika dibagi dalam 5 kelas :

  • Bintang 1, Kelas Konvensional
  • FDA, Lembaga Pengawas Makanan & Obat di Amerika telah menentukan dosis penggunaan pupuk kimia & obat-obat pengendali hama serangga maupun tanaman, ataupun suntikan hormon yang diperbolehkan secara ketat. Lahan pertanian/peternakan yang mematuhi aturan tersebut dianugerahi penilaian bintang 1.

  • Bintang 2, Kelas Semua Murni 100%
    Produk-produk pertanian Kelas Konvensional, setelah diperas menjadi jus sayur-sayuran dan buah-buahan tanpa dicampur air, hanya ditambah gula asli dalam batas yang diijinkan, dianugerhi penilaian bintang 2.
  • Bintang 3, Kelas Peralihan s/d 3 Tahun
    Seseorang yang akan memulai pertanian atau peternakan organic harus mengajukan permohonan kepada Kementerian Pertanian. Kementerian ini akan menguji sisa-sisa racun pestisida dan kandungan kimia tanah. Kemudian tanah tersebut harus tidak digunakan (dibiarkan) selama 3 tahun. Jika seseorang akan memulai pertanian organic (tanpa menggunakan pestisida) segera, maka dalam jangka waktu peralihan 3 tahun, hasil pertaniannya akan dianugerahi penilaian bintang 3.

  • Bintang 4, Kelas Ekologi
    Setelah jangka waktu peralihan terlewati, maka tanah akan bebas dari sisa-sisa racun pestisida. Jika pestisida sudah tidak digunakan, tetapi dalam radius 30 km ada pabrik, pemukiman penduduk, maupun pertanian non organic, maka masih ada pencemaran secara tidak langsung dari debu dan udara, maka hasil pertaniannya akan dianugerahi penilaian bintang 4.

  • Bintang 5, Kelas Organik
    Hasil produksi lahan pertanian yang telah dibiarkan 3 tahun, tidak menggunakan pestisida, tidak ada sumber pencemaran dalam radius 30 km, kendaraan yang boleh masuk hanya kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kecepatan kendaraan yang diperbolehkan hanya 8 km per jam, maka hasil pertaniannya akan dianugerahi penilaian bintang 5.

Melilia Greenfield Organik adalah makanan organik yang telah mendapatkan sertifikat bintang 5 dari OUNFA (Organic United Nations Friendship Associations).